Cerpen

CAHAYA KECIL DARI KAKI GUNUNG

Di sebuah rumah kecil di kaki gunung, tinggal seorang anak bernama Irwan Perkasa Alamsyah. Rumah itu sempit, berdinding papan tipis yang bila tertiup angin malam akan bergetar halus seperti sedang berbisik. Namun bagi Irwan, rumah itu selalu terasa hangat. Setiap pagi ia dibangunkan oleh suara lembut ibunya, sementara dari dapur terdengar dentingan sendok mengenai panci. […]

CAHAYA KECIL DARI KAKI GUNUNG Read More »

PETIR MENGINGATKAN PERJALANAN PANJANG

Sore itu, di Aula Gedung Ma’had Aly Kebon Jambu, seorang gadis sedang mengikuti Workshop Kelas Menulis yang diadakan oleh DEMA Ma’had Aly Kebon Jambu. Hujan turun begitu deras disertai gemuruh angin terasa seperti amukan malaikat maut. Kilau petir yang silih berganti muncul bagaikan lensa kamera yang memotret berkali-kali. “Tidaaak! aku tidak bisa fokus,” teriaknya dalam

PETIR MENGINGATKAN PERJALANAN PANJANG Read More »

JENDRAL SOEDIRMAN: NYALA DI RIMBA RAYA

Angin dingin bulan Desember menusuk tulang, membawa aroma tanah basah dan bau mesiu yang samar. Di atas tandu bambu sederhana, terbaring seorang pria yang tampak ringkih. Wajahnya yang pucat, sesekali dibasahi keringat dingin. Dan batuknya yang berat, memecah keheningan rimba. Pria itu adalah Soedirman, Panglima Besar Tentara Keamanan Rakyat (TKR). Di sisinya, seorang yang lain

JENDRAL SOEDIRMAN: NYALA DI RIMBA RAYA Read More »

DIRI INI PELANGI

Sinar matahari siang sangat menyorot Gedung Kampus Ma’had Aly dan Pondok Kebon Jambu Al-Islamy. Setiap hari, meskipun hawa panas dari sorot matahari itu, tak pernah sekalipun melunturkan kesemangatan Rina mengikuti kegiatannya di Ma’had Aly. Setelah waktu kuliah ini beristirahat dan menunggu matakuliah selanjutnya, tiba tiba pengurus putri bagian kegiatan ini datang menghampiri rina.  Di kampus,

DIRI INI PELANGI Read More »

POHON KECOMBRANG UNTUK KAKAK

Senyum matahari pagi menembus jendela kamar kakak beradik pada pagi hari itu. Menyorot wajah dan menghangatkan tubuh mereka yang masih berbalut selimut. Di luar kamar, suara lembut  ibu memanggil, membangunkan mereka yang masih terlelap. Suaranya yang nyaring mampu menembus kamar masing-masing kedua kakak beradik itu. “Kakak, Adek. Bangun, yuk, sudah pagi,” Saut ibu, yang memanggil

POHON KECOMBRANG UNTUK KAKAK Read More »

BINTANG DI ATAS HALAMAN MASJID

Suasana malam itu merayap turun dengan sejuk kesejukan yang seperti selimut tipis yang menenangkan kulit. Di halaman masjid, aku dan kedua temanku duduk berdampingan. Kaki kami menyentuh lantai halaman mesjid yang terasa dingin oleh udara malam. Kami sengaja memilih tempat ini karena ia memberi satu hadiah yang tak disediakan bagian lain dari banyaknya bangunan di

BINTANG DI ATAS HALAMAN MASJID Read More »

LUKA DAN KUA

oleh: Bambang Fadhillah – Bau kertas tua menguar disertai debu halus yang menempel di tumpukan berkas akta nikah. Perlahan wangi asap dari warung sate di seberang jalan kantor pun turut menyeruak menambah kepekatan aroma khas di Kantor KUA. Tapi Galih sudah terbiasa. Sebab semua itu adalah bagian dari rutinitas hariannya semenjak setahun yang lalu ia

LUKA DAN KUA Read More »

Scroll to Top